Showing posts with label Yang Muda Yang Taqwa. Show all posts
Showing posts with label Yang Muda Yang Taqwa. Show all posts

Monday, November 19, 2012

Shalat yuk... Jangan Ditinggal (Remaja Muslim, Baca Deh...)

0 comments
Sobat muda muslim yang smart, hari ini kita bakal ngobrolin tentang kewajiban sholat lima waktu. Nah buat kalian yang mengaku muslim, pasti udah nggak asing lagi sama yang namanya shalat lima waktu. Yup, shalat merupakan rukun kedua dari rukun Islam. Kita semua tahu, waktu-waktunya antara lain shalat shubuh di sekitar saat matahari terbit, dzuhur itu ketika matahari mulai turun dari bagian langit yang persis di atas kepala kita (atau kalau kata orang Inggris, pas afternoon), ashar wajib dikerjakan di sore hari, ketika matahari sudah tidak terik lagi, sekira jam 3 sore. Kalau maghrib, sesaat setelah matahari selesai terbenam, sedangkan Isya' dilakukan ketika mega kemerahan sisa terbenamnya matahari sudah hilang, dan hari mulai memasuki waktu malam.
Mengerjakan shalat adalah perkara yang sangat penting. Seperti yang disebut di atas, shalat adalah satu dari rukun Islam. Namun sayangnya, di zaman sekarang banyak anak muda (mungkin termasuk kita) yang cuek bebek ama shalatnya. Sobat muda muslim, pasti pernah nemuin pas adzan berkumandang, banyak di antara kita yang nongkrong-nongkrong dengan cueknya, dan bahkan asik ngedengerin MP3 dari smartphone atau MP3 player kita. Padahal, kalo kita mau jujur nih, kaki yang kita pake buat nongkrong punya siapa? Kuping yang kita pake buat ngedengerin MP3 tuh kuping punya siapa? Punya kita? Bukan cuy, kaki kita punya Allah, kuping kita punya Allah juga... Kita mah cuma dititipin. Masak iya, titipan kita pake buat ngelawan yang punya, nggak sopan banget kan?

Lebih gilanya lagi, ada sebagian dari kita yang berani-beraninya ninggalin shalat. Geblek dah. Padahal jauh-jauh hari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam udeh ngingetin kita dalam hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Jabir r.a. dan dishahihkan oleh Imam Muslim,

عن جابر ابن عبدالله قال قال رسول الله صلى الله عليه والسلام اِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلاَةِ

 Disini dijelasin bahwa yang ngebedain seseorang (beriman) ama orang musyrik dan kafir adalah shalatnya. Kalo masih negakin shalat, insya Allah masih masuk golongan beriman, kalau kagak sih...(Nggak tega nulisnya saya...)

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Thabrani, dan Ibnu Hibban, Rasulullah SAW menyebut, “Barangsiapa menjaganya, maka shalat itu – baginya- menjadi cahaya, bukti keterangan dan keselamatan pada hari kiamat. Dan barangsiapa tidak mengindahkannya, ia tidak akan memperoleh cahaya, bukti keterangan dan keselamatan, sedang di hari kiamat ia akan bersama Karun, Fir’aun, Haman, dan Ubai bin Khalaf.” Padahal kita tahu, nama-nama yang disebut tadi adalah orang-orang yang paling besar keingkarannya pada Allah. Hiiii.... Na'udzubillahimindzaalik!

Dosa Meninggalkan Solat Fardhu :

1. Solat Subuh : satu kali meninggalkan akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.
2. Solat Zuhur : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan membunuh 1.000 orang umat islam.
3. Solat Ashar : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan menutup/meruntuhkan ka’bah.
4. Solat Magrib : satu kali meninggalkan dosanya sama dengan berzina dengan orangtua.
5. Solat Isya : satu kali meninggalkan tidak akan di redhai Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmatnya.


Adzab di Dunia bagi yang Meninggalkan Shalat Wajib:

1. Allah SWT mengurangi keberkatan umurnya.
2. Allah SWT akan mempersulit rezekinya.
3. Allah SWT akan menghilangkan tanda/cahaya soleh dari raut wajahnya.
4. Orang yang meninggalkan solat tidak mempunyai tempat di dalam islam.
5. Amal kebaikan yang pernah dilakukannya tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.
6. Allah tidak akan mengabulkan doanya.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Solat Fardhu Ketika Menghadapi Sakratul Maut :

1. Orang yang meninggalkan solat akan menghadapi sakratul maut dalam keadaan hina.
2. Meninggal dalam keadaan yang sangat lapar.
3. Meninggal dalam keadaan yang sangat haus.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu di Dalam Kubur :

1. Allah SWT akan menyempitkan kuburannya sesempit sempitnya.
2. Orang yang meninggalkan solat kuburannya akan sangat gelap.
3. Disiksa sampai hari kiamat tiba.

3 Siksa Orang yang Meninggalkan Shalat Fardhu Ketika Bertemu Allah :

1. Orang yang meninggalkan shalat di hari kiamat akan dibelenggu oleh malaikat.
2. Allah SWT tidak akan memandangnya dengan kasih sayang.
3. Allah SWT tidak akan mengampunkan dosa dosanya dan akan di azab sangat pedih di neraka.


“Rasulullah SAW, diperlihatkan pada suatu kaum yang membenturkan kepala mereka pada batu, Setiap kali benturan itu menyebabkan kepala pecah, kemudian ia kembali kepada keadaan semula dan mereka tidak terus berhenti melakukannya. Lalu Rasulullah bertanya: “Siapakah ini wahai Jibril”? Jibril menjawab: “Mereka ini orang yang berat kepalanya untuk menunaikan Solat fardhu”. (Hadits Riwayat Tabrani, sanad shahih)


Belum lagi kalo kita ngomongin ancaman adzab kubur buat orang yang nyepelein sholatnya.  Di bawah ini adalah video tentang seorang anak muda yang mendapatkan adzab kubur, sumber yang kami dapatkan menyebut bahwa pemuda ini di masa hidupnya termasuk orang yang melalaikan shalatnya. (Sori kalau masuk kategori DP alias Disturbing Picture, tapi demi pembelajaran harus dicantum di sini, gan...)


Tak perlu saya gambarkan lagi betapa dahsyatnya.... Na'udzubillahimindzaalik. Semoga tak menimpa kita.
So, bentar lagi adzan nih.... Shalat yuk... [AP/ SmartStudents]


Monday, November 12, 2012

Hari Gini, Percaya Ramalan Bintang? Remaja Muslim, Baca Ini Deh...

0 comments

Sahabat muda yang smart, pasti tahu dong yang namanya zodiak alias ramalan bintang? Rubrik yang satu ini biasanya tak pernah absen muncul di majalah-majalah remaja kita. Tak sedikit pula, ketika kita mengobrol dengan kawan kita, ada yang bertanya, "Eh, tanggal lahir loe tanggal berapa?" "Tanggal 16 Agustus..." "Berarti bintang loe Leo dong?" Tak jarang juga sebagian dari kita memasukkan nama bintang kita--atau kalau kata orang bule, starsign--ke dalam username Facebook kita, misal : UjankLeoBoyCemungudhClalu. Aplikasi di smartphone dan media sosial pun ada yang menghadirkan layanan ramalan bintang yang diperbarui setiap hari. Intinya, zodiak buat sebagian remaja muslim sudah tak asing, dan bahkan wajib ada dalam hidup.

Apa sih yang biasanya dicek di zodiak AKA ramalan bintang? Biasanya kalo nggak subjudul "cinta", pasti subjudul "keuangan". Misal, kalo bintang kamu Capricorn misalnya, terus di kolom "cinta" ditulis: "Kamu udah nunjukin perhatian lebih ke si dia, tapi dia-nya cuek aja." Biasanya nih, kalau kamu percaya ramalan bintang dan punya zodiak Capricorn, kamu langsung ngecek ke orang kamu suka, bener gak kelakuannya sama kayak yang ditulis di ramalan bintang. Terus, kalau di kolom keuangan ditulis: "Ada rejeki nomplok minggu ini, siap-siap aja." Biasanya orang yang percaya ramalan bintang bakal ngarep tiba-tiba ayah atau ibunya ngasih uang jajan lebih pekan ini atau ada saudara jauh aja (jauh banget tuh Beijing) yang nongol di rumah yang ngasih uang dan gedenya lumayan.

Pengertian Zodiak dan Ramalan Bintang

Wikipedia menjabarkan zodiak sebagai: "...tanda bintang seseorang yang didasarkan pada posisi matahari terhadap rasi bintang ketika orang tersebut dilahirkan. Zodiak yang dikenal sebagai astrologi terdiri dari 12 rasi bintang (Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces). Zodiak ini biasa digunakan sebagai ramalan nasib seseorang, yaitu suatu ramalan yang didasarkan pada kedudukan benda-benda tata surya di dalam zodiak.

Ilmu perbintangan sendiri sebetulnya terbagi dua, astronomi, dan astrologi. Astronomi itu ilmu yang dipakai oleh para pelaut untuk menentukan arah dan koordinat tempat, memastikan mereka tidak tersesat di laut yang luas. Sedang astrologi, adalah ilmu di mana orang mencari peruntungan mereka (meramal) berdasarkan letak-letak bintang, apakah hari ini mereka akan beruntung ataukah sial.

Hukum Ramalan Menurut Islam

Baginda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Siapa yang mempelajari ilmu nujum (astrologi) berarti ia telah mempelajari cabang dari ilmu sihir, apabila bertambah ilmu nujumnya, maka bertambah pula ilmu sihirnya." (HR Ahmad dengan sanad hasan).

Jadi jelas kan, kalau kita pelajari ilmu astrologi macam mama Loreng dan Ki Jono Pinter tuh gak boleh dalam Islam, karena ilmu sihir adalah ilmu yang sangat diharamkan tuk dipelajari, sebab mempraktekkan sihir termasuk hal yang bisa membawa orang pada kekafiran, buktinya bisa dicek di surah Al-Baqarah: 102. Sebagian kamu pasti bakal nanya, "Kita kan gak mau jadi peramal, kita cuma ngebaca ramalannya doang kok?"

Menurut hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Nabi Muhammad saw. bersabda, "Siapa yang mendatangi tukang ramal, dan membenarkan perkataan mereka, maka ia telah kafir terhadap Al-Qur'an yang telah diturunkan pada Muhammad." Wedeeeww, kurang dahsyat apa coba dosanya? Kenapa sih kok segitu kerasnya hukum buat ramalan? Soalnya, Al-Qur'an telah jelas-jelas menyatakan dalam surah An-Naml : 65, yang mengetahui segala sesuatu tuh cuma Allah, kagak ada yang laen. Hadits lain yang diriwayatkan Imam Muslim menyebut, orang yang mempercayai perkataan peramal maka akan ditolak dan tidak diterima shalatnya selama 40 hari.

Sikap Kita Seharusnya
Nah, sobat muda Smart, dah jelas kan harusnya sikap gimana sikap kita? Mulai hari ini, yuk kita stop baca-baca ramalan bintang, apalagi percaya. Kamu yang sekarang punya aplikasi zodiak, dihapus deh. Yang follow ramalan bintang di twitter juga, hayo di-unfollow sekarang juga.

Hari gini, percaya ramalan bintang? [AP/ SmartStudents]


Wednesday, October 24, 2012

Maksiat Itu Mengajak Saudara-saudaranya (Tentang Mendekati Zina)

0 comments

Sahabat, kita (ya, saya dan Anda) mungkin seringkali tidak sadar bahwa kemaksiatan yang kita lakukan hari seringkali ternyata adalah akibat dari kemaksiatan-kemaksiatan (yang kita anggap) kecil terdahulu. Syaddad bin Aus r.a. menyatakan bahwa maksiat akan mengajak datang saudara-saudaranya (maksiat lain), sebagaimana ketaatan juga akan mengajak datang saudara-saudaranya (ketaatan-ketaatan lain).

Contoh paling gampang kita sebut mungkin adalah zina. Allah melarang tidak hanya zina, namun juga langkah-langkah pendekatannya. Kalaulah kita tanya para pezina, rasanya mustahil bahwa mereka tanpa diawali apa-apa lantas langsung berzina. Sebagaimana sabda baginda Rasulullah saw.:

كُتِبَ على بن آدَمَ نَصِيبُهُ من الزِّنَا، مُدْرِكٌ ذلك لا مَحَالَةَ، فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ، وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلامُ، وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا، وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذلك الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ ( متفق عليه )

"Telah ditentukan atas setiap anak Adam bagiannya dari perbuatan zina, ia pasti melakukannya. Zina kedua mata adalah dengan memandang, zina kedua telinga adalah dengan mendengarkan, zina lisan adalah dengan berbicara, zina kedua tangan adalah dengan menggenggam, dan zina kedua kaki adalah dengan melangkah, sedangkan hati berkeinginan dan berandai-andai, dan kemaluan mempraktekkan keinginan untuk berzina itu atau menolaknya". [Muttafaqun 'alaih]


Inilah zaman kita, zaman di mana zina sudah dianjurkan dengan begitu terbuka di depan mata. Mungkin tidak eksplisit dengan kalimat "Zina yuk, enak lho..." Tapi pendahuluan-pendahuluannya? TV dan media, terus menerus mengkampanyekan bahwa boleh lho pergi berduaan, pegang-pegangan, peluk-pelukan, cium-ciuman, kangen-kangenan, yang penting cinta. Yang penting gue cinta sama loe. Masa bodo yang lain. Ditentang keluarga? Amor vincit omnia. Cinta menaklukkan segalanya. Begitulah tersebab matinya Romeo dan Juliet dari Verona. Masih ingat gilanya Majnun karena Laila?

Mohonlah perlindungan supaya Allah melindungi kita, sebagaimana Ia melindungi hambaNya yang shalih, Yusuf bin Ya'qub 'alaihimasalam. Karena sesungguhnya fitnah akhir zaman amat dahsyat. Wallahu a'lam. [SmartStudents/AP#NtMs].

Thursday, October 18, 2012

Do'a Anti Galau

0 comments


Doa agar dihilangkan dari kegelisahan, kegundahanketakutan dan dimudahkan dari kesulitan
Ada beberapa do’a yang dianjurkan Rasulullah SAW, para sahabat dan para ulama. Berikut ini do’a-do’a yang bisa kita amalkan sehari-hari, dengan penuh kekhusyuan, kontinyu, istiqomah, dan penuh keyakinan.
Tentunya dengan membersihkan hati kita, menghidari dari sifat dosa dan menjalankan semua perintah Allah.
Do’a ini bisa kita amalkan agar dihilangkan dari kegelisahan, kegundahan, ketakutan, kemalasan, kelemahan, kebakhilan, beban hutang, dimudahkan dari kesulitan, dan agar pikiran tenang.

1. “Allohumma inni a’udzubiKa minal hammi wal hazan, wa a'udzubiKa minal ajzi wal kasal, wa a'udzubiKa minal jubni wal bukhli, wa a'udzubiKa min gholabatid daini, wa qohrir-rijaal."

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan duka cita/kecemasan, dari rasa lemah dan kemalasan, dari kebakhilan dan sifat pengecut, dan beban hutang dan tekanan orang-orang (jahat)”.

2. “La ilaha illa anta subhanaKa inni kuntu minadh dholimin”.

“Tidak ada ilah selain Allah, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim”.

3. “Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alad diniKa wa ‘ala tho’atiKa”.

“Wahai dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku atas agama-Mu dan atas ketaatan kepada-Mu”.

4. Membaca surah Al-Insyiroh (Alam Nasyroh), (Q.S. 94 : 1-8).

“Alam nasyroh laka shodrok”,
“Wa wadho’na ‘anka wizrok”,
“Alladzi anqodlo dhohrok”,
“Wa rofa’na laka dzikrok”,
“Fainna ma’al ‘usri yusro”,
“Inna ma’al ‘usri yusro”,
“Faidza faroghta fanshob”,
“Wa ila robbika farghob”.
“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?”,
“dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu”,
“yang memberatkan punggungmu”,
“dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama) mu”,
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”,
“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”,
“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain”,
“dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”.


Mudah-mudahan Allah SWT memberikan jalan, kemudahan, dan menghilangkan segala macam permasalahan hidup kita. 
Amin…